trustnews.id

Layanan Jemput Bola Andalan BPR Pati
Dok, Istimewa

Layanan Jemput Bola Andalan BPR Pati

NASIONAL Jumat, 09 Februari 2024 - 17:44 WIB Hasan

TRUSTNEWS.ID,. - Di Pati Jawa Tengah, peran BPR ini sangat strategis. Selain nasabah, hubungan mereka juga dikenal dekat dengan masyarakat. Sebab prosedur pelayanan yang mereka kedepankan lebih sederhana dan mengutamakan pendekatan personal.

“BPR Bank Daerah Pati juga menyalurkan kredit kepada UMKM dengan bunga yang ringan dan bersaing. Ini juga merupakan strategi kami untuk meningkatkan UMKM,” terang Direktur Utama BPR Bank Daerah Pati, Dr. Arif Budiarto, MM, kepada Trustnews belum lama ini.

Ini semua merupakan langkah komitmen BPR Bank Daerah Pati dalam memberikan pelayanan. Inovasi selalu juga menjadi andalan utama mereka  guna mempermudah pelayanan terhadap masyarakat.

Saat ini BPR Bank Daerah Pati sudah mengembangkan kemudahan pelayanan melalui transfer tabungan secara VA (Virtual Account). Tujuannya untuk menjangkau efisiensi nasabah terhadap layanan tabungan.

“Selain itu BPR Bank Daerah Pati juga melakukan layanan jemput bola ke masyarakat-masyarakat yang letaknya jauh dari kota, sehingga pelayanan dan manfaat yang dikedepankan BPR Bank Daerah Pati bisa dirasakan oleh semua lapisan masyarakat,” tambah Arif Budiarto.

BPR Bank Daerah Pati selalu mengoptimalkan teknologi digital, guna meningkatkan performa terhadap data dan layanan terhadap nasabah. Satu di antaranya mereka mengedepankan  media sosial yang juga menjadi peran andalan  BPR Bank Daerah Pati dalam meningkatkan pelayanan.

Guna mengimbangi pelayanan terbaik dan maksimal, BPR Bank Daerah Pati juga selalu mengadakan pelatihan dan pendidikan kepada pengurus dan karyawan BPR Bank Daerah Pati. Dengan  pelatihan dan pendidikan tersebut diharapkan mampu menghasilkan SDM yang andal, kompeten dan berintegritas tinggi serta loyal terhadap perusahaan.

“Semoga melalui peran digitalisasi sekarang ini BPR Bank Daerah Pati bisa menjadi bank yang penuh terobosan pelayanan unggul dan kompeten.

Selain itu juga mampu meningkatkan pelayanan kepada nasabah atau masyarakat, sekaligus meningkatkan taraf hidupnya,” tambahnya. Di lingkungan pemerintah Provinsi Jawa Tengah, PT BPR Bank Daerah Pati, dikenal sebagai perusahaan perbankan yang setiap tahunnya memiliki prestasi yang sangat gemilang.

Sebagai salah satu bank milik daerah, setiap tahun selalu membukukan profit yang sangat signifikan. Lajunya dinilai dan dirasakan betul mampu berkontribusi besar terhadap pendapatan daerah.

Eksistensinya tidak tergoyahkan, meskipun dalam dua tahun terakhir Indonesia dan bahkan dunia digempur Pandemi COVID 19. Mereka tetap mampu menunjukkan eksistensi terbaiknya dan bisa meningkatkan pelayanan bagi seluruh nasabahnya.

Atas prestasi ini, pada September 2023, BPR Bank Daerah Pati menerima penghargaan peringkat ke-5 nasional, dan nomor 1 di Jawa Tengah. Dengan kategori aset 500 miliar – 1 triliun.

“Penghargaan ini menunjukkan bahwa selama ini kinerja seluruh stakeholder dihargai, dengan adanya penghargaan dari pihak independen dalam hal ini Info Bank. Kami sangat bersyukur bisa mendapatkan penghargaan ini. Penghargaan ini diraih karena kondisi pertumbuhan dan tingkat kesehatan PT BPR Bank Daerah Pati, yang bagus selama 10 tahun berturut-turut,” ungkap Arif Budiarto.

Penghargaan ini juga diraih atas kerjasama tim yang solid, dan partisipasi masyarakat Pati selama ini. Sehingga pertumbuhannya selalu positif. Harapannya, dengan adanya penghargaan ini semakin membuat internal Bank Daerah Pati lebih solid, sebab mempertahankan performa jauh lebih sulit daripada mengejar. Selain itu dengan adanya penghargaan ini dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap Bank Daerah Pati. Serta menjadi motivasi semua pihak terkait, dan tentunya dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Pati.

Prestasi ini bisa tercipta lantaran dari berbagai upaya yang dilakukan PT BPR Bank Daerah Pati tidak berhenti memberikan pelayanan terbaik, khususnya kepada seluruh nasabah. Bahkan di tengah COVID 19 mereka tetap memberikan pelayanan maksimal dengan tetap mengikuti ketat dan mengikuti anjuran pemerintah menerapkan prosedur kesehatan (prokes). Jam operasional pelayanan tidak buka seperti biasa. Namun kantor tetap memberikan pelayanan operasional dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.