trustnews.id

PT Jamkrida Jabar WUJUDKAN KOMITMEN MELALUI KINERJA POSITIF
Yanti Rachmawati Direktur Keuangan PT Jamkrida Jabar
Jawa Barat

PT Jamkrida Jabar WUJUDKAN KOMITMEN MELALUI KINERJA POSITIF

DAERAH Selasa, 08 Maret 2022 - 10:28 WIB TN

PT Penjaminan Kredit Daerah (Jamkrida) Jawa Barat (Jabar) sebagai Lembaga Penjamin merupakan Lembaga keuangan khusus yang berperan mendorong kemandirian usaha dan pemberdayaan dunia usaha. Tidak hanya itu, perusahaan ini juga berperan serta meningkatkan akses bagi dunia usaha, khususnya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan usaha prospektif lainnya kepada sumber pembiayaan.

Perseroan ini dibentuk juga dengan tujuan memberikan jasa penjaminan kredit kepada UMKM sehingga keberadaan Lembaga penjamin seperti PT Jamkrida Jabar memang sangat dibutuhkan untuk memupuk kepercayaan industri perbankan dalam menyalurkan kredit kepada UMKM.

Sampai dengan Desember 2021, perseroan telah menjaminkan (kredit dan non kredit) senilai Rp7,19Triliun atau tercatat tumbuh sebesar 17,01% (yoy) yang terbagi dalam penjaminan sektor produktif senilai Rp2,03 triliun dan penjaminan sektor no produktif senilai Rp5,16 triliun. Pada tahun 2021 Perseroan membukukan Pendapatan Imbal Jasa Penjaminan (IJP) Cash Basic senilai Rp 199,77 miliar dan IJP Accrual Basic senilai Rp 184,62 miliar.

“Melalui dukungan dan kerja sama yang kuat dari Dewan Komisaris dan pemegang saham dalam membentuk dan meninjau strategi Perseroan sepanjang tahun, serta penyesuaian diri terhadap lingkungan operasional yang penuh tantangan dan senantiasa dekat dengan mitra, kami dapat mewujudkan komitmen untuk menciptakan kinerja yang positif serta tumbuh secara kompetitif,” tegas Direktur Keuangan PT Jamkrida Jabar, Yanti Rachmawati kepada Trustnews.

Prestasi ini dapat diraih karena setiap unit kerja di dalam struktur organisasi PT Jamkrida Jabar mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan konsisten dan stabil.

Etos kerja yang diperkuat transparansi dan akuntabilitas haruslah mencair dan mengalir di dalam struktur organisasi. Kemampuan setiap fungsi dan peran untuk berkoordinasi, berkontribusi, dan bekerjasama dalam tim kerja yang dinamis menjadikan struktur organisasi bergerak dengan efektif.

Setiap unit kerja fokus pada proses interpersonal dan dinamika kolaborasi. Kesadaran dan kemampuan untuk bekerja sama agar pekerjaan tidak tertunda dan bisa lebih produktif, akan menjadikan organisasi semakin unggul.

Setiap individu juga dituntut menjadi bagian dari strategi dan solusi organisasi, termasuk menjadi energi untuk menciptakan struktur organisasi yang bekerja efektif dan produktif.

“Setiap individu harus memiliki etos kerja yang mengerti visi besar organisasi, serta memahami aturan main untuk memecahkan setiap permasalahan besar di dalam organisasi agar dapat melayani struktur organisasi dengan efektif,” tambah Yanti Rachmawati.

Untuk mewujudkan itu tidak mudah. Setiap karyawan dilatih untuk merealisasikan people development dan organizational development dan melaksanakan Training Needs Analysis. Mereka juga dituntut melaksanakan Job Analysis untuk menghasilkan jobdesk, kualifikasi dan kompetensi tiap jabatan dan Workload Analysis serta mengembangkan Integrated Human Resources Management System.

Dalam situasi COVID 19, peran yang ditunjukkan PT Jamkrida Jabar dan jajarannya juga cukup strategis. Mereka berperan aktif mendukung kebijakan pemerintah bagi lembaga jasa keuangan, khususnya perbankan melalui program relaksasi (restrukturisasi terhadap debitur UMKM terdampak Covid-19). Secara konkrit bagi debitur UMKM yang kredit/pembiayaan sebelumnya telah dijamin oleh PT Jamkrida Jabar maka dalam rangka penyelamatan dapat diajukan perpanjangan jangka waktu penjaminannya dan diharapkan usahanya akan mampu bangkit Kembali.

Dari sisi sosial masyarakat, PT Jamkrida Jabar bersama Forum BUMD Jabar di bawah koordinasi Pemprov. Jabar dan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Barat, kami juga berpartisipasi dalam kegiatan pemberian bantuan penanggulangan Covid-19 di Jawa Barat di antara lain berupa Pengadaan Ranjang Pasien (Hospital Bed) dan pengadaan tabung baru isi oksigen untuk kebutuhan medis di rumah sakit. (TN)