trustnews.id

Perumda BPR Bank Daerah Kediri Fokus Mencapai Target Laba Optimal
Dok, Istimewa

TRUSTNEWS.ID,. – Setelah menyandang status sebagai Perusahan Umum Daerah (Perumda) pada 2023, BPR Bank Daerah Kabupaten Kediri terus mendorong dirinya untuk tetap konsisten menerapkan prinsip-prinsip good corporate governance (GCG). Tujuannya untuk memaksimalkan nilai perusahaan. ditambah meningkatkan kinerja dan kontribusinya serta menjaga keberlanjutan perusahaan jangka panjang.

Di sisi lain, melalui perubahan status itu sebagai BUMD, BPR Bank Daerah berorientasi untuk bisa konsisten mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Kediri.

Guna mendukung hal tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri juga mendukung penuh eksistensi dan kinerja perusahaan yang berada di bawah naungannya tersebut.

Selain dukungan regulasi, berbagai upaya juga dilakukan untuk bisa meningkatkan kontribusinya terhadap PAD yang pada akhirnya bermuara pada perputaran roda pembangunan di Kabupaten Kediri.

Upaya tersebut dilakukan dengan mengkaji penyusunan database potensi PAD sekaligus identifikasi potensi-potensi yang bisa dioptimalkan. Kemudian, juga menata SDM melalui seleksi terbuka baik dewan pengawas dan direksi BUMD. BPR Bank Daerah Kabupaten Kediri juga punya ‘rumusan’ sendiri untuk bisa meningkatkan PAD dan menggeliatkan pembangunan setempat.

Singgih Santoso, Direktur Utama BPR Bank Daerah Kabupaten Kediri menegaskan, di tahun 2024 pihaknya fokus pada pembiayaan ekonomi mikro kecil dan mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah Kabupaten Kediri, termasuk dengan memberikan kualitas pelayanan yang prima dan Tata Kelola yang baik.

“Kami optimis target di tahun 2024 akan tercapai. Ditambah lagi kita sepakat untuk mengganti CBS (Core Banking System) di tahun 2024 yang akan mengubah produk, layanan, jaringan kantor dan kemudahankemudahan lain yang dapat meningkatkan produktifitas. Upaya ini kami lakukan untuk pencapaian laba yang optimal sehingga memberikan kontribusi PAD yang meningkat” tegas Singgih Santoso kepada Trustnews dalam keterangan tertulisnya. Sebagaimana kita ketahui,  CBS merupakan jantung dari sebuah bank.

Sistem ini merupakan pusat data dari nasabah dan berfungsi untuk melakukan proses loan, hingga termasuk daftar transaksi dari semua nasabah yang pernah dilakukan. Jika ada komitmen perubahan yang lebih baik terhadap sistem ini, tentu berimplikasi positif terhadap eksistensi perbankan itu sendiri ke depan.