trustnews.id

Atasi Banjir Di Kota Tangerang Harus Ada Porsi Perhatian Khusus
Dok, Istimewa

TRUSTNEWS.ID,. - Permasalahan dari hari ke hari semakin luas, terutama permasalahan banjir ini yang hampir jika memasuki musim penghujan pasti terdengar isu tentang banjir. Banjir yang terjadi ini kebanyakan karena ketidakmampuan tanah untuk menyerap limpahan air hujan yang jatuh ke tanah.

Pendangkalan berbagai penampung air seperti sungai, waduk, danau dan aliran air lain terus menerus terjadi sehingga penampung air tersebut sudah tidak mampu lagi untuk menampung air hujan. Diperlukan suatu upaya dimana ada perencanaan, perkiraan dan pertimbangan berbagai permasalahan yang terdapat di Kota Tangerang ini.

Untuk itu, Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang, siap mengawal anggaran perubahan 2023 guna dialokasikan buat pembangunan infrastruktur. Khususnya dalam hal pengendalian banjir.

Permasalahan banjir di Kota Tangerang, memang harus mendapat perhatian khusus. Pasalnya di saat musim penghujan tiba, banyak wilayah yang tergenang bahkan terdampak banjir.  

Diakui Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Sumarti, meski sebelumnya Pemkot Tangerang telah melakukan upaya pembangunan infrastruktur pengendalian banjir, namun musibah alam tersebut hingga kini belum dapat dihindari.

“Makanya kami selaku mitra dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), mendorong dan mengawal Anggaran Biaya Tambahan (ABT) 2023 ini supaya bisa dimaksimalkan untuk penanggulangan banjir,” katanya.

Selain banjir tambah Sumarti, pembangunan infrastruktur jalan juga tidak lepas dari sorotan Komisi IV DPRD Kota Tangerang. Sebab menurutnya, masyarakat kota harus diberi rasa nyaman. Salah satunya lewat pembangunan jalan guna mengantisipasi kemacetan lalu lintas.

“Program Bedah Rumah, penyediaan sarana olahraga, pembangunan gedung sekolah, juga tidak luput dari perhatian kami. Sebab semuanya dibangun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Tapi kan kita masih terkendala lahan dan terbatasnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD),” tukas Sumarti.