trustnews.id

Mengedepankan Peran ASN Yang Andal Dan Mampu Menjawab Tantangan Jaman
Dok, Istimewa

TRUSTNEWS.ID,. - Untuk menggerakkan fungsi tersebut, maka ASN di daerah diarahkan untuk melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas, sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional.

Upayanya melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan publik yang profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme serta mempererat persatuan dan sebagai duta perekat bangsa.

“Menyiapkan SDM yang baik dan tangguh adalah ibarat kita mempersiapkan bibit tanaman yang diharapkan akan menghasilkan buah dan manfaat yang besar, maka di butuhkan perencanaan yang matang, mulai dari memilih bibit unggul, proses karantina bibit agar segera bisa beradaptasi dengan lingkungan, menyiapkan lahan tanam yang baik, serta tentunya menyiapkan pupuk yang baik pula,” terang Sekretaris Daerah (sekda) Kota Batu, Zadim Efisiensi dalam wawancara khusus dengan Trustnews belum lama ini.

Demikian halnya dengan mempersiapkan SDM yang andal dan mampu menjawab tantangan zaman, dibutuhkan konsep pembinaan karier yang jelas, konsep pengembangan kompetensi yang pas sesuai kebutuhan organisasi. “Memilih orang yang tepat dalam posisi jabatan, yang dibutuhkan adalah pengujian dalam jabatan-jabatan yang ada tantangannya. Selain itu disiapkan wadah pengembangan diri melalui coaching dan mentoring, pengayaan tugas, mutasi rotasi dan penyegaran yang dinamis,” tandas Zadim.

Semakin banyak pengalaman di tempat bertugas, diharapkan ASN akan tumbuh dalam suasana terbiasa dengan terpaan permasalahan baik skala kecil, sedang dan besar. Dengan demikian mereka akan mampu bertugas dalam suasana apapun dan situasi apapun.

Diakui Zadim, secara umum tantangan pembangunan di kota batu relative tidak banyak, karena Kota Batu telah memiliki branding sebagai Kota Wisata, hal ini menjadikan arah kebijakan pembangunan di Kota Batu sudah mengerucut pada satu sisi pembangunan, yaitu pariwisata, pertanian, pengembangan UMKM dan pemberdayaan masyarakat. ”Ketiga komponen itu menjadi fokus sekaligus sebagai kunci keberhasilan pembangunan yang menjadi target keberhasilan pembangunan di Kota Wisata Batu,” tandasnya.

Tentunya, menurut Zadim ada beberapa hal yang menjadi kendala atau hambatan dan ini menjadi faktor tantangan yang harus dihadapi. Di antaranya adalah APBD terbatas, PAD yang belum optimal, infrastruktur yang kurang, sarana dan prasarana penunjang kebutuhan masyarakat kurang dan sebagainya.

Namun demikian, dalam mengatasi hal-hal tersebut, setiap ASN dituntut kreativitas atau inovasi sebagai perwujudan kompetensi yang mereka miliki. Pengembangan kompetensi merupakan hak setiap ASN yang dilindungi oleh undang-undang, dimana setiap PNS berhak untuk mengembangkan kompetensinya dalam setiap tahun. Regulasi tersebut tentunya dapat dimaknai bahwa Pemerintah memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi setiap ASN untuk mengembangkan kompetensi sesuai dengan latar belakang pendidikan dan profesi yang dimilikinya.

“Merit Sistem adalah kunci jawaban tata kelola SDM aparatur yang baik, karena didalamnya telah diatur secara rinci pedoman bagaimana mengelola aparatur Negara mulai dari perencanaan kebutuhan, perekrutan, penempatan, karir, pengembangan kompetensi sampai dengan penghargaan,” jelasnya.

Guna memberikan kesempatan yang sa-ma kepada seluruh ASN dalam berkarier di Kota Batu, saat ini Zadim dan jajaranya sedang berupaya mengembangkan manajemen telenta melalui talent pool yang intinya ada pada sistem NINE BOX. ”Dengan NINE BOX ini kita akan mengetahui secara utuh akan kemampuan masing masing ASN dari sisi kinerja dan potensinya. Dimana ini memberikan gambaran kepada PPK dalam menentukan pilihan ASN yang akan di tempatkan pada posisi posisi sesuai kebutuhan serta mengetahui kebutuhan pengembangan kompetensi masing-masing ASN,” pungkas Zadim.